Lompat ke isi utama

Berita

Samakan Persepsi di Bulan Ramadhan, Rapat Sekata Bawaslu Bojonegoro Bahas Pembuatan Video Best Practice dan Pengawasan PDPB

PIMPINAN

Suasana Rapat Sekata (Senin Koordinasi dan Tata Kelola) pada Senin (9/3/2026) di kantor Bawaslu Kabupaten Bojonegoro

Bojonegoro, bojonegoro.bawaslu.go.id - Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Bojonegoro menggelar Rapat Sekata (Senin Koordinasi dan Tata Kelola) pada Senin (9/3/2026) di kantor Bawaslu Kabupaten Bojonegoro. Rapat dihadiri Ketua, Dr. Handoko Sosro Hadi Wijoyo, S.E., M.M., Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas & Humas, Muhammad Muchid, S.Pd.I., M.Sos., Koordinator Divisi SDMO & Diklat, H. Moch Zaenuri, S.T., Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran & Datin, Weni Andriani, S.Pd., Kepala Sekretariat, Kasubbag PPPS, serta Staf Sekretariat Bawaslu Kabupaten Bojonegoro.

Membuka rapat, Ketua Bawaslu Kabupaten Bojonegoro Dr. Handoko Sosro Hadi Wijoyo, S.E., M.M., menyampaikan bahwa rapat tersebut menjadi pertemuan koordinasi terakhir di bulan Ramadan. Ia meminta seluruh hasil kegiatan dan rapat daring yang diikuti masing-masing divisi disampaikan kepada seluruh jajaran agar informasi dapat dipahami bersama.

“Ini rapat sekata terakhir di bulan ramadhan. Mari kita samakan persepsi bersama. Hasil dari beberapa zoom meeting juga mohon disampaikan kepada teman-teman agar semuanya mengetahui perkembangan yang ada,” ujar Handoko.

Selain itu, ia juga menyinggung permintaan dari Bawaslu RI terkait penyusunan video praktik baik (best practice) yang akan menjadi dokumentasi kegiatan kelembagaan.

Menanggapi hal tersebut, Koordinator Divisi SDMO dan Diklat H. Moch Zaenuri, S.T., menjelaskan bahwa tema video praktik baik telah diatur dalam surat dari Bawaslu RI. Pihaknya mengusulkan kegiatan Jumat Sehati dan Jumpa Berlian sebagai materi utama karena memiliki dokumentasi foto dan video yang cukup lengkap.

“Saya dan staf SDMO Diklat sudah berkoordinasi dengan tim humas. Dokumentasi kegiatan yang paling banyak dan tertata rapi ada pada kegiatan Jumat Sehati dan Jumpa Berlian, sehingga itu yang kami usulkan,” jelas Zaenuri.

Sementara itu, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi Weni Andriani, S.Pd., mengusulkan agar video praktik baik diawali dengan pengenalan lembaga sebelum menampilkan rangkaian kegiatan.

“Di bagian awal bisa kita perkenalkan dulu Bawaslu Kabupaten Bojonegoro, kemudian dilanjutkan dengan cuplikan kegiatan yang menjadi praktik baik,” ujarnya.

Ketua Bawaslu Kabupaten Bojonegoro menambahkan bahwa durasi video maksimal delapan menit sehingga perlu dikemas secara efektif, misalnya dengan narasi suara (voice over) yang dipadukan dengan dokumentasi kegiatan.

Selain membahas praktik baik, rapat juga menyinggung hasil uji petik Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB). Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas Muhammad Muchid, S.Pd.I., M.Sos., menyampaikan apresiasi kepada jajaran yang telah melakukan uji petik di desa dan kelurahan.

“Terima kasih kepada teman-teman yang sudah melaksanakan uji petik di lapangan. Memang ada banyak tantangan ketika kita turun melakukan permintaan data di desa atau kelurahan,” katanya.

Ke depan, Bawaslu Kabupaten Bojonegoro gencar melakukan uji petik PDPB secara rutin setiap bulan dengan pembagian lima tim pengawasan. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pengawasan data pemilih yang berkelanjutan.

Muchid juga menyampaikan bahwa pleno PDPB Triwulan I Tahun 2026 rencananya akan dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bojonegoro pada 2 April 2026, sehingga Bawaslu Kabupaten Bojonegoro akan menyiapkan sejumlah data dan himbauan sebagai bagian dari fungsi pengawasan.

Penulis dan Foto: Victor dan Winda

Editor: Humas Bawaslu Bojonegoro