Lompat ke isi utama

Berita

Perkuat Kapasitas Pengawasan, Bawaslu Bojonegoro Ikuti Zoom Meeting Inovasi Kompetensi Bawaslu Membelajarkan

staf

Jajaran Bawaslu Kabupaten Bojonegoro saat mengikuti zoom meeting Inovasi Kompetensi Melalui Simulasi Bawaslu Membelajarkan: Penguatan Kapasitas Seluruh Jajaran Pengawas Pemilu Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Jawa Timur

Bojonegoro, bojonegoro.bawaslu.go.id - Dalam upaya meningkatkan kualitas dan kapasitas sumber daya manusia, jajaran Bawaslu Kabupaten Bojonegoro mengikuti kegiatan Zoom Meeting bertajuk “Inovasi Kompetensi Melalui Simulasi Bawaslu Membelajarkan: Penguatan Kapasitas Seluruh Jajaran Pengawas Pemilu Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Jawa Timur” pada Senin (6/4/2026). Kegiatan ini diikuti secara antusias oleh seluruh jajaran pengawas pemilu dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Dalam arahannya, Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Timur, Dewita Hayu Shinta, menekankan pentingnya pemahaman terhadap modul sebagai fondasi utama sebelum praktik dilakukan. “Silakan pelajari dulu modulnya, pahami bagian mana yang perlu di-highlight. Dari situ kita bisa menentukan fokus yang relevan dengan pekerjaan kita selama ini,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa secara ideal, proses pembelajaran dilakukan secara bertahap, dimulai dari pemahaman modul, dilanjutkan dengan pelatihan, praktik, hingga presentasi hasil. Namun, ia mengakui bahwa dalam pelaksanaan oleh Bawaslu RI, terdapat penyesuaian metode. “Idealnya memang begitu, tapi dalam praktiknya kita menyesuaikan. Yang penting esensinya tetap: belajar, praktik, dan berbagi,” tambahnya.

Lebih lanjut, Beliau mendorong seluruh Bawaslu Kabupaten/Kota di Jawa Timur untuk aktif menggali materi dalam modul dan memilih bagian yang paling relevan dengan kondisi di daerah masing-masing. Ia menegaskan bahwa tidak semua tema akan sepenuhnya sesuai dengan konteks daerah, sehingga diperlukan kecermatan dalam memilih fokus pembelajaran.

“Kalau tema ini dipilih oleh masing-masing Bawaslu Kabupaten/Kota, pasti ada bagian yang mungkin tidak sepenuhnya ada di daerahnya. Karena itu, Bawaslu Provinsi Jawa Timur sudah membagi tema-tema tersebut agar bisa lebih terarah,” jelasnya.

Untuk memperkaya referensi, peserta juga diarahkan untuk memanfaatkan berbagai platform digital sebagai sumber pembelajaran tambahan. “Bisa cek contoh-contoh di video Instagram dan YouTube Bawaslu RI maupun Bawaslu Provinsi Jawa Timur. Dari situ kita bisa belajar bagaimana menyusun narasi yang baik dan menarik,” ungkap Dewita.

Tidak hanya itu, ia juga membuka ruang diskusi bagi peserta yang membutuhkan pendampingan lebih lanjut, khususnya terkait penyusunan narasi dan produksi video. “Kalau butuh tips dan trik, silakan bertanya kepada tiga pimpinan di Bawaslu Provinsi Jawa Timur yang pernah mengikuti kegiatan ini, atau langsung ke penanggung jawabnya,” katanya.

Menjelang akhir kegiatan, peserta diingatkan untuk memperhatikan tenggat waktu yang telah ditentukan. “PIC akan terus mengingatkan terkait deadline, jadi mohon bisa dipersiapkan dengan baik,” tegasnya.

Menutup arahannya, Dewita Hayu Shinta memberikan motivasi kepada seluruh jajaran di Bawaslu Kabupaten/Kota untuk berpartisipasi aktif dan menghasilkan karya terbaik. “Sampai bertemu di Penghargaan Bawaslu Membelajarkan Bawaslu Provinsi Jawa Timur,” ucapnya dengan nada optimis.

Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi ruang pembelajaran bersama yang tidak hanya meningkatkan kapasitas individu, tetapi juga memperkuat kelembagaan Bawaslu dalam menjalankan fungsi pengawasan pemilu yang profesional, berintegritas, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Penulis dan Foto: Rifa

Editor: Humas Bawaslu Bojonegoro