Milad ke-94 Pemuda Muhammadiyah, Kordiv P2H Bawaslu Bojonegoro: Bertumbuh dan Mengakar untuk Indonesia Jaya
|
Bojonegoro, bojonegoro.bawaslu.go.id - Peringatan Milad ke-94 Pemuda Muhammadiyah menjadi momentum penting untuk merefleksikan peran generasi muda dalam perjalanan bangsa. Selama hampir satu abad, organisasi kepemudaan yang lahir dari rahim Muhammadiyah tersebut telah memberikan kontribusi nyata dalam bidang keagamaan, sosial, pendidikan, kemanusiaan, hingga pembangunan karakter kebangsaan.
Momentum bersejarah tersebut mendapat perhatian dari berbagai kalangan, termasuk Bawaslu Kabupaten Bojonegoro. Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (P2H) Bawaslu Kabupaten Bojonegoro, Muhammad Muchid, S.Pd.I., M.Sos., menyampaikan ucapan selamat atas Milad ke-94 Pemuda Muhammadiyah yang tahun ini mengusung semangat “Bertumbuh dan Mengakar untuk Indonesia Jaya.”
Menurut Muchid, usia 94 tahun merupakan perjalanan panjang yang menunjukkan konsistensi Pemuda Muhammadiyah dalam mengawal nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kemajuan. Organisasi tersebut dinilai telah berhasil mencetak banyak kader yang berkiprah di berbagai bidang dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
“Atas nama pribadi dan keluarga besar Bawaslu Kabupaten Bojonegoro, saya mengucapkan selamat Milad ke-94 Pemuda Muhammadiyah. Semoga terus menjadi organisasi kepemudaan yang kokoh dalam nilai, kuat dalam pengabdian, serta mampu melahirkan generasi muda yang berintegritas dan berdaya saing untuk kemajuan bangsa,” ujar Muchid.
Ia menilai tema ‘Bertumbuh dan Mengakar untuk Indonesia Jaya’ memiliki makna yang sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini. Bertumbuh berarti terus beradaptasi, berkembang, dan meningkatkan kapasitas diri sesuai perkembangan zaman. Sementara mengakar mengandung makna pentingnya menjaga nilai-nilai dasar organisasi, moralitas, serta komitmen kebangsaan yang menjadi fondasi dalam setiap langkah pengabdian.
Menurutnya, organisasi kepemudaan memiliki peran strategis sebagai ruang pembelajaran, pengkaderan, dan penguatan kepemimpinan bagi generasi muda. Dari organisasi, lahir pemimpin-pemimpin masa depan yang tidak hanya memiliki kecakapan intelektual, tetapi juga kepedulian sosial dan semangat melayani masyarakat.
“Pemuda merupakan kekuatan utama bangsa. Ketika pemuda memiliki karakter yang kuat, wawasan yang luas, dan semangat pengabdian yang tinggi, maka masa depan Indonesia akan semakin cerah. Karena itu, keberadaan organisasi kepemudaan seperti Pemuda Muhammadiyah sangat penting dalam menyiapkan generasi penerus bangsa,” tuturnya.
Muchid juga menyoroti kontribusi organisasi kepemudaan dalam memperkuat kehidupan demokrasi. Menurutnya, generasi muda memiliki posisi yang strategis dalam membangun budaya demokrasi yang sehat, partisipatif, dan berintegritas. Melalui berbagai kegiatan pendidikan, diskusi, advokasi, dan pemberdayaan masyarakat, organisasi kepemudaan turut berperan dalam meningkatkan kesadaran publik terhadap nilai-nilai demokrasi.
Ia menambahkan bahwa semangat pengabdian yang selama ini ditunjukkan Pemuda Muhammadiyah sejalan dengan upaya membangun masyarakat yang kritis, mandiri, dan bertanggung jawab. Nilai-nilai tersebut menjadi modal penting dalam menjaga persatuan bangsa di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.
“Pemuda hari ini bukan hanya pewaris masa depan, tetapi juga pelaku perubahan di masa kini. Karena itu, penting bagi seluruh elemen pemuda untuk terus memperkuat kolaborasi, menjaga persatuan, dan mengambil peran aktif dalam pembangunan masyarakat serta penguatan demokrasi,” katanya.
Dalam perjalanan bangsa yang semakin kompleks, lanjut Muchid, Indonesia membutuhkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, kepedulian sosial, serta kemampuan untuk menjadi solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Organisasi kepemudaan menjadi salah satu wadah penting untuk menumbuhkan karakter tersebut.
Peringatan Milad ke-94 Pemuda Muhammadiyah pun diharapkan tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen pengabdian kepada umat, bangsa, dan negara. Dengan pengalaman panjang yang dimiliki, Pemuda Muhammadiyah diharapkan terus menjadi motor penggerak perubahan yang membawa manfaat bagi masyarakat.
Mengakhiri pesannya, Muchid berharap Pemuda Muhammadiyah semakin maju dan mampu menjawab tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri serta nilai-nilai yang menjadi akar perjuangannya.
“Selamat Milad ke-94 Pemuda Muhammadiyah. Teruslah bertumbuh, semakin mengakar dalam nilai-nilai keislaman dan kebangsaan, serta menjadi bagian penting dalam mewujudkan Indonesia yang maju, berdaya saing, dan berkeadaban. Bertumbuh dan Mengakar untuk Indonesia Jaya,” pungkasnya.
Penulis dan Foto: Victor
Editor: Humas Bawaslu Bojonegoro