Menyambut yang Datang, Mengapresiasi yang Berjuang: Pesan Kebersamaan dari Apel Pagi Bawaslu Bojonegoro
|
Bojonegoro, bojonegoro.bawaslu.go.id - Semangat adaptasi, kolaborasi, dan penguatan sinergi menjadi pesan utama dalam Apel Pagi Bawaslu Kabupaten Bojonegoro yang digelar pada Senin (3/8/2026) di halaman Kantor Bawaslu Kabupaten Bojonegoro. Apel dipimpin oleh Kasubbag Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa, Septian Eko Santoso, S.H., serta diikuti oleh seluruh jajaran sekretariat dan mahasiswa magang dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Bojonegoro (Unigoro).
Dalam amanatnya, Septian menyampaikan apresiasi sekaligus ucapan selamat datang kepada Laila Ayu Normadani yang resmi bergabung sebagai bagian dari keluarga besar Bawaslu Kabupaten Bojonegoro. Sebelumnya, Laila telah mengabdi selama empat tahun di Bawaslu Provinsi Maluku Utara dan kini kembali ke kampung halaman untuk melanjutkan pengabdiannya.
"Selamat bergabung kepada Mbak Laila Ayu Normadani di Bawaslu Kabupaten Bojonegoro. Pengalaman yang telah diperoleh selama bertugas di Bawaslu Provinsi Maluku Utara tentu menjadi modal berharga untuk memperkuat kinerja kelembagaan. Kami berharap dapat segera beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru, membangun komunikasi yang baik, dan bersama-sama memberikan kontribusi terbaik bagi Bawaslu Kabupaten Bojonegoro," ujar Septian di hadapan peserta apel.
Menurutnya, proses adaptasi menjadi bagian penting dalam membangun budaya kerja yang solid. Kehadiran sumber daya manusia dengan pengalaman dari lingkungan kerja yang berbeda diharapkan mampu memperkaya perspektif sekaligus memperkuat pelaksanaan tugas dan fungsi pengawasan di Bawaslu Kabupaten Bojonegoro.
Selain menyampaikan ucapan selamat datang, Septian juga memberikan apresiasi kepada mahasiswa dari Universitas Bojonegoro (Unigoro) dan Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) yang telah berkolaborasi bersama Bawaslu Kabupaten Bojonegoro dalam mengikuti Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI Tahun 2026.
Ia mengakui bahwa hasil yang diperoleh belum mampu membawa tim melangkah ke babak berikutnya. Meski demikian, hal tersebut tidak mengurangi nilai dari proses yang telah dijalani bersama.
"Terima kasih kepada perwakilan dari Unigoro dan Unugiri atas semangat, dedikasi, dan kerja kerasnya selama mengikuti kompetisi. Walaupun belum berhasil melewati tahapan eliminasi, saya melihat proses persiapan, kolaborasi, dan kesungguhan yang telah dibangun bersama sudah sangat baik. Pengalaman ini tentu menjadi bekal yang berharga untuk menghadapi kesempatan berikutnya," ungkapnya.
Lebih lanjut, Septian menegaskan bahwa keberhasilan tidak semata diukur dari hasil akhir, tetapi juga dari proses pembelajaran, kemampuan membangun kerja sama, serta komitmen untuk terus meningkatkan kapasitas diri. Sinergi antara Bawaslu dengan perguruan tinggi merupakan salah satu bentuk nyata penguatan partisipasi masyarakat, khususnya kalangan akademisi, dalam mendukung terciptanya demokrasi yang berkualitas.
Penulis dan Foto: Victor dan Bayu
Editor: Humas Bawaslu Bojonegoro