Jaga Validitas Data Pemilih LN, Bawaslu Bojonegoro Kawal Ketat Coktas PDPB di Kecamatan Dander
|
Bojonegoro, bojonegoro.bawaslu.go.id - Bawaslu Kabupaten Bojonegoro kembali menunjukkan komitmennya dalam memastikan kualitas data pemilih melalui kegiatan pengawasan Coktas PDPB yang dilaksanakan oleh KPU Kabupaten Bojonegoro. Pada Rabu (26/11), Bawaslu turun langsung ke Kecamatan Dander, tepatnya di Desa Mojoranu dan Desa Ngraseh, untuk memantau proses yang menjadi bagian penting dalam pemutakhiran data pemilih tersebut.
Pengawasan ini dilakukan oleh Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi, Weni Andriani, S.Pd., didampingi oleh Staf Bawaslu Kabupaten Bojonegoro. Rombongan tiba di Balai Desa Mojoranu dan disambut hangat oleh Kepala Desa Mojoranu, Lukman Hakim, sebelum kemudian melakukan pengecekan bersama dengan tim KPU.
Dalam kesempatan tersebut, Anggota KPU Kabupaten Bojonegoro Ariel Sharon, menyampaikan bahwa terdapat lima data pemilih yang berada di luar negeri pada Desa Mojoranu. Karena itu, perlu dilakukan penelitian dan pencocokan data untuk memastikan status terkini para pemilih tersebut. Setelah dilakukan Coktas, diketahui bahwa pemilih tersebut masih berada di luar negeri, sehingga pendataan yang dilakukan KPU dinyatakan sesuai dan akurat berdasarkan kondisi terbaru.
Usai dari Mojoranu bersama KPU, Bawaslu melanjutkan pengawasan ke Desa Ngraseh. Kedatangan tim disambut oleh perangkat desa setempat, kemudian dilakukan pengecekan terhadap data pemilih luar negeri yang tercatat di desa tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Desa Ngraseh terdapat tiga pemilih yang tercatat berada di luar negeri. Setelah dilakukan pengecekan lapangan, diketahui bahwa satu pemilih telah kembali ke Indonesia, sementara dua lainnya masih berada di luar negeri.
Weni Andriani menegaskan bahwa pengawasan terhadap pemutakhiran data sangat penting dilakukan secara berkala, terutama untuk memastikan integritas Daftar Pemilih Berkelanjutan. Data pemilih yang akurat menjadi dasar utama terselenggaranya pemilu yang berkualitas.
“Pengawasan ini bertujuan memastikan keakuratan dan validitas data pemilih, terutama WNI yang berdomisili atau berada di luar negeri. Data yang tercatat dalam DPB harus benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Weni menjelaskan bahwa kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya pemutakhiran data pemilih, meliputi alamat, status kependudukan, hingga identitas lainnya. Dengan demikian, para pemilih dapat menggunakan hak pilihnya secara tepat pada tahapan pemilu kedepan, termasuk pemilu luar negeri.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap pemilih, baik yang berada di dalam maupun luar negeri, tercatat dengan benar sehingga tidak ada hak pilih yang hilang atau terabaikan,” tambahnya.
Proses Coktas yang dilakukan di Kecamatan Dander ini menjadi bentuk sinergi penting antara Bawaslu dan KPU dalam menjaga kredibilitas penyelenggaraan pemilu. Melalui pengawasan yang ketat dan kolaboratif, diharapkan data pemilih yang tersusun dalam Daftar Pemilih Berkelanjutan benar-benar valid, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Dengan langkah-langkah pengawasan seperti ini, Bawaslu Bojonegoro terus menunjukkan dedikasinya dalam mengawal demokrasi, memastikan setiap warga negara mendapatkan kesempatan yang adil dan tepat untuk berpartisipasi dalam pemilihan umum mendatang.
Penulis dan Foto: Rifa dan Hana
Editor: Humas Bawaslu Bojonegoro