Bawaslu Bojonegoro Kerahkan Kekuatan Penuh: Muchid Pimpin Pengawasan Coktas PDPB, Sasar Pemilih LN di Sukosewu
|
Bojonegoro, bojonegoro.bawaslu.go.id - Bawaslu Kabupaten Bojonegoro kembali menunjukkan komitmen kuat dalam memastikan proses demokrasi berjalan bersih dan akurat. Pada Rabu, 26 November 2025, pengawasan terhadap Coktas PDPB yang dilaksanakan oleh KPU dilakukan secara intensif dan menyeluruh.
Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Bojonegoro, Muhammad Muchid, S.Pd.I., M.Sos., memimpin langsung kegiatan pengawasan di Kecamatan Sukosewu. Bersama staf, Muchid melakukan penelusuran lapangan untuk memastikan akurasi pendataan pemilih, khususnya pemilih luar negeri. Pengawasan dilakukan dengan metode sampling di tiga desa yaitu Desa Sumberjokidul, Sidorejo, dan Sidodadi.
Muchid menjelaskan bahwa pemilih luar negeri menjadi salah satu kategori yang paling berpotensi mengalami perubahan data, sehingga membutuhkan pengecekan ketat.
“Pemilih luar negeri ini sering kali mengalami perpindahan status, baik pulang maupun berangkat kembali. Kami memastikan data mereka benar-benar mutakhir agar tidak terjadi kehilangan hak pilih dalam pemilu mendatang,” ujarnya dalam kegiatan pengawasan.
Di lapangan bersama KPU, Bawaslu mendatangi rumah-rumah warga yang terindikasi sebagai pemilih luar negeri berdasarkan data awal. Bawaslu Bojonegoro mencocokkan data KPU dengan kondisi faktual, termasuk keberadaan pemilih, status pekerjaan di luar negeri, serta kepemilikan dokumen kependudukan. Proses klarifikasi dilakukan dengan komunikasi langsung kepada keluarga dan perangkat desa setempat yang mengetahui kondisi pemilih.
Tidak hanya Muchid, Komisioner Bawaslu Bojonegoro lainnya beserta para staf juga dikerahkan untuk melakukan pengawasan serentak di berbagai desa dan kecamatan lain di wilayah Bojonegoro. Gerakan ini menunjukkan bahwa pengawasan Coktas PDPB tidak dilakukan secara parsial, melainkan sebagai operasi terstruktur dan komprehensif demi menghasilkan data pemilih yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Di Desa Sumberjokidul, ditemukan satu pemilih yang masih tercatat namun ternyata sudah kembali ke Indonesia. Sementara itu, di Sidorejo dan Sidodadi terdapat pemilih yang masih aktif bekerja di luar negeri dan perlu penyesuaian data agar tetap masuk kategori pemilih luar negeri sesuai mekanisme yang berlaku.
Selain melakukan verifikasi dan pencocokan data, Muchid juga memberikan edukasi kepada perangkat desa mengenai pentingnya informasi terbaru terkait pergerakan warganya. Menurutnya, desa memiliki peran vital sebagai sumber data awal dalam pemutakhiran daftar pemilih.
“Kami berharap desa terus proaktif melaporkan perubahan data warganya. Ini bukan hanya tugas penyelenggara pemilu, tapi tanggung jawab bersama demi kualitas demokrasi kita,” tegasnya.
Pengawasan lapangan yang dilakukan Bawaslu Bojonegoro hari ini menjadi bukti nyata komitmen lembaga dalam menjaga integritas tahapan pemilu. Dengan turun langsung ke desa-desa, Bawaslu memastikan tidak ada celah yang dapat mengganggu kualitas data pemilih, fondasi utama terselenggaranya pemilu yang jujur, adil, dan dapat dipercaya.
Melalui kegiatan pengawasan terpadu ini, Bawaslu Bojonegoro berharap proses Coktas PDPB dapat menghasilkan daftar pemilih yang benar-benar valid, sehingga setiap warga, termasuk mereka yang berada di luar negeri, tetap terjamin hak konstitusionalnya pada pemilu mendatang.
Penulis dan Foto: Dilla dan Victor
Editor: Humas Bawaslu Bojonegoro