Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Bojonegoro Gaungkan Semangat Pengawasan Partisipatif kepada Pemilih Pemula di SMA Negeri 4 Bojonegoro

muchid

Muhammad Muchid, S.Pd.I., M.Sos, saat paparkan materi pengawasan partisipatif pemilih pemula di SMAN 4 Bojonegoro

Bojonegoro, bojonegoro.bawaslu.go.id - Puluhan siswa kelas XII SMA Negeri 4 Bojonegoro berkumpul mengikuti kegiatan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif yang diselenggarakan oleh Bawaslu Kabupaten Bojonegoro. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mengenalkan nilai-nilai demokrasi sekaligus memperkuat peran generasi muda sebagai pemilih pemula pada kontestasi pemilu mendatang.

Hadir sebagai pemateri utama, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Kabupaten Bojonegoro, Muhammad Muchid, S.Pd.I., M.Sos, memberikan paparan yang menarik dan mudah dipahami oleh para siswa. Muchid mengajak para peserta untuk memahami betapa pentingnya keterlibatan masyarakat, khususnya pemilih muda, dalam mengawasi jalannya pemilu agar berlangsung jujur, adil, dan bermartabat.

Dalam materinya, Muchid menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk berbagi pengetahuan sekaligus pengalaman nyata terkait proses pengawasan pemilu yang telah dilaksanakan oleh Bawaslu Kabupaten Bojonegoro.

“Generasi muda memiliki peran besar dalam menjaga kualitas demokrasi. Kami ingin memberikan pemahaman sejak awal bahwa suara rakyat bukan hanya sekadar angka, tetapi wujud tanggung jawab untuk masa depan bangsa,” tegasnya di hadapan para siswa.

Materi yang diberikan meliputi pengenalan Pengawasan Partisipatif, pemahaman hak dan kewajiban pemilih pemula, hingga potensi kerawanan yang dapat terjadi selama proses pemilu. Para siswa terlihat antusias mengikuti sesi demi sesi, terutama saat Muchid menjelaskan bagaimana masyarakat bisa turut serta mencegah pelanggaran pemilu melalui pelaporan dini dan partisipasi aktif.

Tak hanya memberikan edukasi, Bawaslu Bojonegoro juga melakukan ajakan penting kepada seluruh siswa yang telah atau akan genap berusia 17 tahun untuk memastikan keberadaan mereka dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Muchid menyampaikan bahwa jika terdapat siswa yang memenuhi syarat namun belum tercatat dalam DPT, mereka dapat segera melapor melalui Posko Aduan Masyarakat Bawaslu Kabupaten Bojonegoro agar hak pilihnya dapat dipastikan terpenuhi.

Apresiasi positif juga datang dari pihak sekolah. Waka Kesiswaan SMA Negeri 4 Bojonegoro mengungkapkan rasa terima kasih dan kebanggaannya atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, sosialisasi seperti ini sangat penting dilakukan untuk membuka wawasan siswa mengenai makna demokrasi serta tanggung jawab sebagai warga negara.

“Kegiatan ini memberikan bekal berharga bagi siswa kami. Anak-anak bukan hanya mendapatkan ilmu, tetapi juga motivasi untuk menjadi pemilih yang cerdas dan berintegritas,” tuturnya.

Sosialisasi yang berlangsung interaktif ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif di kalangan pemilih pemula tentang pentingnya menjaga kualitas proses demokrasi. Melalui kegiatan edukatif seperti ini, Bawaslu Kabupaten Bojonegoro terus berkomitmen membangun partisipasi masyarakat demi mewujudkan pemilu yang lebih baik dan lebih berdaya.

Penulis dan Foto: Victor dan Fikri

Editor: Humas Bawaslu Bojonegoro