Bawaslu Bojonegoro Evaluasi Kinerja dan Perkuat Tata Kelola melalui Rapat SEKATA
|
Bojonegoro, bojonegoro.bawaslu.go.id - Bawaslu Kabupaten Bojonegoro melaksanakan Rapat SEKATA (Senin Koordinasi dan Tata Kelola) pada Senin (10/8/2026) di Media Center Bawaslu Kabupaten Bojonegoro. Kegiatan tersebut menjadi forum koordinasi dan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas sekaligus membahas sejumlah agenda kelembagaan.
Rapat dihadiri Ketua Bawaslu Kabupaten Bojonegoro Dr. Handoko Sosro Hadi Wijoyo, S.E., M.M., Kordiv SDMO & Diklat H. Moch. Zaenuri, S.T., Kordiv PP & Datin Weni Andriani, S.Pd., Kepala Sekretariat Fallailasyah, S.STP., M.M., dan Kasubbag PPPS Septian Eko Santoso, S.H. Kegiatan diikuti seluruh jajaran Sekretariat Bawaslu Kabupaten Bojonegoro.
Dalam rapat tersebut, Ketua Bawaslu Kabupaten Bojonegoro menyampaikan pentingnya monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan keputusan pimpinan, khususnya hasil pleno. Monitoring dan evaluasi dilakukan untuk memastikan setiap keputusan yang telah ditetapkan dapat ditindaklanjuti sesuai tugas dan kewenangan serta mendukung tertib administrasi kelembagaan.
Selain itu, rapat membahas persiapan kegiatan dalam rangka peringatan hari ulang tahun Bawaslu Kabupaten/Kota. Meskipun petunjuk teknis dari Bawaslu RI belum diterima secara rinci, jajaran sekretariat mulai melakukan persiapan dan membahas sejumlah alternatif kegiatan.
Kordiv SDMO & Diklat, H. Moch. Zaenuri, menyampaikan sejumlah hal terkait penguatan sumber daya manusia dan pengelolaan kinerja pegawai. Salah satunya mengenai persiapan kegiatan Bawaslu Membelajarkan Volume 2 yang memiliki tahapan cukup panjang sehingga diperlukan persiapan dan pembagian tugas yang lebih terarah.
Zaenuri mengusulkan pembentukan tim kecil untuk membahas persiapan kegiatan secara lebih khusus. Menurutnya, pembentukan tim tersebut diperlukan agar proses perencanaan dan pelaksanaan dapat dilakukan secara lebih efektif.
Rapat juga mengevaluasi pengisian instrumen beban kinerja pegawai. Sejumlah pegawai telah melakukan pengisian, namun masih terdapat beberapa bagian yang perlu disempurnakan. Salah satu usulan perbaikan adalah penambahan kolom durasi waktu pengerjaan untuk memberikan gambaran yang lebih terukur mengenai beban kerja masing-masing pegawai.
Kepala Sekretariat Fallailasyah menyampaikan bahwa pengisian durasi waktu harus disesuaikan dengan kondisi pekerjaan yang sebenarnya. Data tersebut diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi untuk melihat kesesuaian antara tugas, waktu penyelesaian, dan beban kerja pegawai.
Evaluasi kinerja juga diarahkan sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pemilu 2029. Zaenuri menyampaikan pentingnya melakukan pemetaan terhadap pelaksanaan tugas pada Pemilu 2024 sebagai bahan evaluasi untuk mengetahui kebutuhan dan perbaikan kelembagaan pada tahapan mendatang.
Pengisian instrumen kinerja diharapkan dapat disesuaikan dengan tugas dan fungsi masing-masing pegawai serta tujuan dari kegiatan yang dilaksanakan. Dengan demikian, hasil pengukuran dapat memberikan gambaran yang objektif mengenai pelaksanaan pekerjaan dan kebutuhan organisasi.
Zaenuri mengingatkan seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kompetensi melalui proses pembelajaran dan memanfaatkan kesempatan yang tersedia sebelum memasuki tahapan pemilu berikutnya.
“Kita tetap belajar dan jangan berkecil hati. Semua butuh waktu. Gunakan kesempatan yang ada ini sebelum tahapan bisa mulai prepare,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Bojonegoro menekankan pentingnya memberikan kesempatan yang setara kepada seluruh pegawai untuk mengembangkan kemampuan dan menjalankan tugas. Menurutnya, peningkatan kapasitas sumber daya manusia merupakan tanggung jawab bersama dalam mendukung penguatan kelembagaan.
“Teman-teman setara, memiliki kemampuan yang setara. Jangan dibedakan ini bisa atau tidak bisa,” tegas Handoko.
Melalui Rapat SEKATA, Bawaslu Kabupaten Bojonegoro terus mendorong koordinasi, evaluasi dan penguatan tata kelola internal. Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung pelaksanaan tugas secara lebih efektif, terukur dan akuntabel, sekaligus memperkuat kesiapan kelembagaan dalam menghadapi tahapan pemilu yang akan datang.
Penulis dan Foto: Andik dan Farrel
Editor: Humas Bawaslu Bojonegoro