Audiensi Hangat Bawaslu Bojonegoro dengan Bupati, Perkuat Sinergi dan Konsolidasi Demokrasi Daerah
|
Bojonegoro, bojonegoro.bawaslu.go.id- Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai audiensi antara jajaran Bawaslu Kabupaten Bojonegoro dengan Bupati Bojonegoro, H. Setyo Wahono, S.E., di ruang Mliwis Putih, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Senin (06/04/2026). Pertemuan yang berlangsung selama kurang lebih satu jam, mulai pukul 10.30 hingga 11.30 WIB tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dalam penguatan demokrasi di daerah.
Audiensi tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Bojonegoro, Dr. Handoko Sosro Hadi Wijoyo, S.E., M.M., bersama jajaran anggota yakni Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat & Hubungan Masyarakat Muhammad Muchid, S.Pd.I., M.Sos., Koordinator Divisi Hukum & Penyelesaian Sengketa Lia Andriyani, S.Sos., serta Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data & Informasi Weni Andriani, S.Pd. Turut mendampingi, Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Bojonegoro, Fallailasyah, S.STP., M.M., beserta staf humas.
Dalam suasana santai namun tetap formal, Ketua Bawaslu Kabupaten Bojonegoro membuka perbincangan dengan menyampaikan maksud utama audiensi sebagai ajang silaturahmi sekaligus penguatan koordinasi kelembagaan.
“Tujuan kami yang pertama tentu silaturahmi dengan Bapak Bupati. Kami juga ingin menyampaikan terima kasih atas perpanjangan penggunaan gedung kantor Bawaslu Kabupaten Bojonegoro yang telah diberikan sejak Oktober 2025 hingga 2029,” ujar Handoko dengan nada hangat.
Ia juga menegaskan komitmen Bawaslu Kabupaten Bojonegoro dalam mendorong penguatan demokrasi hingga ke tingkat desa. Meski tidak memiliki kewenangan langsung dalam pengawasan pemilihan kepala desa (pilkades), Bawaslu tetap siap berkontribusi melalui kolaborasi lintas sektor.
“Kedepan, kami ingin menggencarkan literasi demokrasi, khususnya menjelang pelaksanaan pilkades. Kami siap berkolaborasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa. Walaupun secara kewenangan tidak langsung, kami siap join dalam upaya penguatan pengawasan,” lanjutnya.
Handoko juga menyampaikan pesan dari Pimpinan Bawaslu RI terkait pentingnya konsolidasi demokrasi yang harus selaras dengan kebijakan di tingkat daerah. “Ada pesan dari Pak Totok di Bawaslu RI, bahwa konsolidasi demokrasi harus terus diperkuat dan diselaraskan dengan arah kebijakan daerah. Ini menjadi perhatian bersama,” imbuhnya.
Menambahkan hal tersebut, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat & Hubungan Masyarakat Muhammad Muchid, S.Pd.I., M.Sos., memaparkan berbagai langkah yang telah dilakukan Bawaslu Kabupaten Bojonegoro dalam meningkatkan partisipasi masyarakat, khususnya pemilih pemula di Bojonegoro.
“Kami sudah menjalin kerja sama dan MoU dengan Cabang Dinas Pendidikan Bojonegoro dan Kementerian Agama Bojonegoro. Sosialisasi partisipatif terus kami lakukan, baik di sekolah, pondok pesantren, maupun madrasah aliyah. Ini bagian dari upaya membangun kesadaran demokrasi sejak dini,” jelas Muchid.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Bojonegoro, H. Setyo Wahono, S.E., dengan respons cepat menyatakan dukungannya.
“Pasti kami fasilitasi. Bawaslu adalah mitra strategis pemerintah daerah dalam menjaga kualitas demokrasi. Apa yang bisa kita sinergikan, tentu akan kami dukung,” ujar Bupati.
Ia juga menegaskan pentingnya komunikasi berkelanjutan antara Bawaslu dan pemerintah daerah.
“Nanti bisa dikoordinasikan lebih lanjut dengan Pak Sekda. Apa saja kebutuhan Bawaslu, dan kegiatan apa yang bisa dikolaborasikan, khususnya dengan Bakesbangpol maupun Dinas PMD, silakan dikomunikasikan,” tambahnya.
Audiensi yang berlangsung hangat tersebut ditutup dengan komitmen bersama untuk terus memperkuat kolaborasi antara Bawaslu Kabupaten Bojonegoro dengan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu menjadi pondasi kuat dalam mewujudkan demokrasi yang semakin berkualitas, partisipatif, dan berintegritas di Kabupaten Bojonegoro.
Penulis dan Foto: Victor Al
Editor: Humas Bawaslu Bojonegoro