Lewat SEKATA, Bawaslu Bojonegoro Perjelas Arah Kerja dan Kinerja
|
Bojonegoro, bojonegoro.bawaslu.go.id - Mengawali tahun 2026 dengan semangat penguatan tata kelola, Bawaslu Kabupaten Bojonegoro kembali menggelar Senin Koordinasi dan Tata Kelola (SEKATA) pada Senin, 26 Januari 2026. Forum koordinasi internal ini menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi kinerja, konsolidasi internal, sekaligus menyusun peta jalan kerja Bawaslu Bojonegoro di awal tahun.
Rapat SEKATA dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Bojonegoro, Dr. Handoko Sosro Hadi Wijoyo, S.E., M.M., dan dihadiri seluruh Anggota Bawaslu Bojonegoro, yakni Muhammad Muchid, S.Pd.I., M.Sos., H. Moch. Zaenuri, S.T., Lia Andriyani, S.Sos., serta Weni Andriani, S.Pd., bersama Kasubbag PPPS dan jajaran staf sekretariat.
Dalam suasana diskusi yang terbuka dan dinamis, Ketua Bawaslu Kabupaten Bojonegoro menegaskan pentingnya keterukuran kinerja melalui pencatatan progres kerja yang detail dan sistematis dalam setiap pleno. Hal tersebut dinilai krusial agar setiap program dan kegiatan dapat dipantau secara objektif.
“Di setiap pleno harus jelas mana yang sudah terlaksana dan mana yang belum. Dengan begitu, progres kerja bisa terlihat, terukur, dan mudah dievaluasi oleh pimpinan,” tegas Handoko saat memimpin jalannya rapat.
Rapat juga mencatat capaian positif, di mana 13 poin hasil pleno sebelumnya telah berhasil ditindaklanjuti. Capaian ini menjadi bukti komitmen jajaran Bawaslu Kabupaten Bojonegoro dalam memastikan setiap keputusan rapat tidak berhenti pada tataran wacana, melainkan diwujudkan dalam aksi nyata.
Meski demikian, pimpinan juga menyoroti sejumlah agenda strategis yang masih perlu segera dirampungkan, terutama terkait perencanaan program kerja ke depan. Salah satu fokus utama adalah penyusunan timeline kegiatan yang lebih rapi, terstruktur, dan selaras antar divisi.
“Kita perlu segera menyusun timeline kegiatan secara rapi, seperti yang pernah kita lakukan sebelumnya. Timeline ini penting agar seluruh divisi bergerak seirama dan tujuan organisasi bisa tercapai secara maksimal,” ujar Handoko, yang langsung disambut dengan diskusi teknis lintas divisi.
Isu perencanaan program menjadi bahasan sentral dalam rapat tersebut. Bawaslu Bojonegoro sepakat untuk menyusun timeline program kegiatan secara mingguan, dengan mempertimbangkan karakter kegiatan. Penentuan waktu dan tanggal realisasi kegiatan nantinya akan dibahas dan diputuskan bersama oleh pimpinan dalam forum pleno.
Menutup rapat, pimpinan menyepakati sejumlah agenda prioritas yang akan dibahas dan dilaksanakan pada minggu berikutnya. Agenda tersebut meliputi penyusunan formula timeline mingguan seluruh divisi, pelaksanaan pelatihan kearsipan, serta pelatihan Master of Ceremony (MC) dan protokol bagi staf guna meningkatkan kapasitas kelembagaan.
Melalui forum SEKATA ini, Bawaslu Kabupaten Bojonegoro menegaskan bahwa meskipun berada dalam masa non-tahapan, semangat kerja, disiplin tata kelola, dan produktivitas kelembagaan harus tetap terjaga. Koordinasi yang solid serta perencanaan yang terukur menjadi kunci untuk memastikan seluruh program berjalan efektif, berkelanjutan, dan siap menopang tugas pengawasan demokrasi ke depan.
Penulis dan Foto: Desandra dan Victor
Editor: Humas Bawaslu Bojonegoro