Apel Pagi, Ketua Bawaslu Bawaslu Bojonegoro Tekankan Pentingnya Networking dalam Penguatan Konsolidasi Demokrasi
|
Bojonegoro, bojonegoro.bawaslu.go.id - Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Bojonegoro menggelar kegiatan apel pagi rutin pada Senin (18/5/2026) di halaman Kantor Bawaslu Kabupaten Bojonegoro. Apel pagi tersebut diikuti oleh jajaran staf sekretariat Bawaslu Bojonegoro dengan penuh khidmat dan semangat setelah melewati libur panjang akhir pekan.
Bertindak selaku pembina apel, Ketua Bawaslu Kabupaten Bojonegoro, Dr. Handoko Sosro Hadi Wijoyo, S.E., M.M., menyampaikan sejumlah arahan kepada seluruh pegawai, khususnya berkaitan dengan agenda pengawasan yang akan dilaksanakan pada hari itu.
Dalam amanatnya, Handoko mengawali dengan ungkapan syukur atas kesehatan dan kesempatan untuk kembali melaksanakan aktivitas kedinasan secara bersama-sama.
“Alhamdulillah bertemu lagi dengan hari senin setelah libur panjang. Alhamdulillah kita diberi kesehatan sehingga bisa melaksanakan kegiatan rutin yaitu apel pagi,” ujarnya di hadapan peserta apel.
Pada kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan bahwa Bawaslu Kabupaten Bojonegoro memiliki agenda kegiatan uji petik PDPB di sejumlah desa di Kecamatan Sukosewu. Menurutnya, kegiatan lapangan tidak hanya dimaknai sebagai tugas pengawasan semata, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun hubungan baik dengan berbagai pihak eksternal.
“Kita hari ini ada agenda uji petik PDPB di desa-desa Kecamatan Sukosewu. Ketika kita keluar dari kantor dan bertemu eksternal, artinya kita harus bisa membangun networking: benefit dan profit,” tutur Handoko.
Lebih lanjut, Ketua Bawaslu Kabupaten Bojonegoro menekankan pentingnya kemampuan komunikasi dan membangun jejaring dalam mendukung penguatan kelembagaan. Ia menyebut bahwa membangun networking dapat dimulai dari hal sederhana, seperti menciptakan komunikasi yang baik dengan masyarakat maupun stakeholder terkait.
“Membangun jejaring bisa sederhana, mulai dari komunikasi yang bagus antara Bawaslu dan pihak eksternal. Topik menyesuaikan, ada strategi ketika kita bertemu dengan siapa pun, minimal kita punya bahan obrolan,” jelasnya.
Menurutnya, kemampuan membangun relasi dan komunikasi yang baik juga merupakan bagian dari upaya memperkuat konsolidasi demokrasi. Dengan adanya hubungan yang harmonis antara lembaga pengawas pemilu dan masyarakat, maka kepercayaan publik terhadap proses demokrasi akan semakin meningkat.
Di akhir amanatnya, Handoko turut mengingatkan seluruh jajaran yang akan melaksanakan kegiatan uji petik agar selalu berhati-hati selama perjalanan dan menjaga kesehatan serta keselamatan diri.
“Untuk semuanya yang nanti melakukan uji petik, hati-hati di jalan dan jaga diri,” pesannya.
Melalui apel rutin tersebut, Bawaslu Kabupaten Bojonegoro tidak hanya memperkuat disiplin internal, tetapi juga menjadi ruang konsolidasi dalam meningkatkan semangat kerja, koordinasi, dan pelayanan kelembagaan kepada masyarakat.
Penulis dan Foto: Victor dan Bayu
Editor: Humas Bawaslu Bojonegoro