Lompat ke isi utama

Berita

Weni Andriani Pimpin Apel Pagi Bawaslu Bojonegoro: Ajak Jaga Kesehatan Jiwa Raga dan Tingkatkan Kualitas Diri

WENI

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran & Datin, Weni Andriani saat menjadi pembina apel

Bojonegoro, bojonegoro.bawaslu.go.id - Mengawali pekan kerja dengan semangat positif, Anggota Bawaslu Kabupaten Bojonegoro, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran & Data Informasi, Weni Andriani, S.Pd., bertindak sebagai pembina apel pagi pada Senin, 22 September 2025. Dalam arahannya, Weni menyampaikan pesan-pesan yang tidak hanya menyentuh sisi profesionalitas, tetapi juga aspek personal pegawai, yaitu pentingnya menjaga kesehatan jasmani dan rohani, serta keterlibatan aktif dalam mendukung program-program strategis nasional yang digagas oleh Bawaslu RI.

Dalam amanatnya, Weni mengangkat sebuah pepatah Arab yang kaya makna: “Al-‘aqlu as-salīm fī al-jismi as-salīm”, yang berarti “Akal yang sehat terdapat dalam tubuh yang sehat”. Pepatah ini, menurutnya, tidak sekadar slogan, melainkan filosofi hidup yang perlu ditanamkan dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam dunia kerja. Ia menekankan bahwa pekerjaan yang penuh tanggungjawab dan tekanan seperti pengawasan pemilu, memerlukan fisik yang bugar serta kondisi mental yang stabil. Kesehatan bukan hanya soal tidak sakit, tapi juga bagaimana seseorang mampu berpikir jernih, bersikap bijak, dan tetap produktif dalam menghadapi tantangan.

Lebih jauh, Weni menyoroti pentingnya menjaga kesehatan mental di lingkungan kerja. Ia menyadari bahwa beban tugas, tenggat waktu, serta kompleksitas dinamika sosial dan politik yang dihadapi jajaran pengawas pemilu, sering kali dapat memicu stres. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh pegawai untuk tidak segan mencari bantuan, berdiskusi, atau sekadar beristirahat sejenak bila diperlukan.

“Kita adalah manusia biasa yang membutuhkan keseimbangan. Jangan tunggu sakit dulu baru peduli kesehatan. Kita bisa mulai dari langkah kecil seperti menjaga pola makan, tidur yang cukup, dan tentu saja olahraga,” pesannya.

Sejalan dengan semangat hidup sehat, Weni mengajak seluruh jajaran untuk mendukung dan berpartisipasi aktif dalam program nasional yang telah dicanangkan Bawaslu RI, yakni Jumat Sehati, dan Jumpa Berlian. Program ini bertujuan untuk membangun budaya kerja yang sehat, bersih, dan penuh makna. Bawaslu Bojonegoro sendiri telah memulai implementasi program ini melalui kegiatan olahraga futsal dan badminton setiap Jumat pagi, yang diikuti oleh Pimpinan dan jajaran sekretariat. Selain untuk kebugaran, kegiatan ini juga menjadi wadah mempererat kekompakan dan kerja sama antarpegawai.

Weni menjelaskan bahwa program Jumat Sehati akan difokuskan pada kegiatan olahraga dan kesehatan, Jumat Berkah akan diarahkan pada kegiatan sosial atau spiritual, seperti berbagi kepada sesama, sementara Jumat Bersih merupakan momen untuk menciptakan lingkungan kantor yang bersih, rapi, dan nyaman.

“Lingkungan yang bersih menciptakan pikiran yang bersih. Kita mulai dari ruang kerja masing-masing, lalu bersama-sama menjaga kantor ini tetap nyaman bagi siapapun yang datang,” ujar Weni.

Dalam kesempatan yang sama, Weni juga menyampaikan perkembangan positif dari Divisi Penanganan Pelanggaran & Data Informasi. Divisi ini dinilai telah menjalankan perannya dengan baik dalam mengedukasi masyarakat, serta membangun komunikasi yang efektif dengan berbagai pihak. Salah satu terobosan yang diapresiasi adalah pelaksanaan Zoom Meeting Cangkrukan Demokrasi yang menjadi ruang dialog ringan namun berbobot, membahas isu-isu strategis kepemiluan, serta meningkatkan literasi demokrasi di kalangan masyarakat dan internal Bawaslu.

Tidak hanya itu, Weni juga mendorong seluruh staf untuk memberikan dukungan penuh terhadap beberapa agenda penting Bawaslu RI yang akan segera digelar dalam waktu dekat. Pertama, Sentra Gakkumdu Award, yang merupakan bentuk apresiasi terhadap kerja kolaboratif antara Bawaslu, Kejaksaan, dan Kepolisian dalam penegakan hukum pemilu. Ia menekankan pentingnya menjaga sinergi antarpenegak hukum demi menjaga integritas proses demokrasi. Kedua, Debat Hukum Pemilu antar Perguruan Tinggi yang akan dilaksanakan secara nasional oleh Bawaslu RI. Kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah kompetisi ilmiah, tetapi juga bentuk kontribusi dunia akademik dalam memperkuat fondasi hukum pemilu di Indonesia.

Selain itu, Weni juga mengingatkan bahwa tahapan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) masih terus berjalan. Proses ini membutuhkan ketelitian, akurasi, dan koordinasi yang berkelanjutan antarinstansi. Ia mengajak semua pihak untuk memberikan kontribusi sesuai peran dan tanggung jawab masing-masing demi menjaga kualitas data pemilih.

Menutup arahannya, Weni mengingatkan seluruh staf akan pentingnya peningkatan kapasitas diri secara berkelanjutan. Di tengah tuntutan kerja yang tinggi, pegawai Bawaslu tetap dituntut untuk berkembang dan beradaptasi dengan berbagai isu baru, baik dari sisi regulasi, teknologi, maupun dinamika sosial politik. Untuk itu, ia mengajak semua pegawai untuk aktif mengikuti berbagai kegiatan pembelajaran daring (online), seperti Zoom Meeting Cangkrukan Demokrasi, Zoom Meeting Arisan Film Pendek sebagai bentuk edukasi kreatif yang membahas nilai-nilai kepemiluan, Zoom Meeting Diskusi Hukum Selasa, serta Zoom Meeting Peer Learning Penguatan Kelembagaan yang difasilitasi oleh Bawaslu Provinsi Jawa Timur sebagai upaya pertukaran praktik baik antarwilayah.

“Kita tidak boleh puas dengan capaian hari ini. Dunia pengawasan pemilu terus berkembang, dan kita harus siap menghadapinya dengan wawasan yang luas, keterampilan yang baik, dan tentu saja semangat kerja yang sehat,” pungkas Weni menutup amanatnya.

Apel pagi kali ini bukan hanya menjadi rutinitas pembuka pekan kerja, tetapi juga momentum refleksi dan motivasi bagi seluruh jajaran Bawaslu Bojonegoro. Dengan semangat menjaga kesehatan, meningkatkan kapasitas diri, serta mendukung agenda-agenda besar kelembagaan.

Penulis dan Foto: Victor & Eko

Editor: Humas Bawaslu Bojonegoro