Lompat ke isi utama

Berita

Tertarik dengan Podcast, IDFoS Indonesia Kunjungi Ruangan Podcast Bawaslu Bojonegoro

Bojonegoro, bojonegoro.bawaslu.go.id – Media sosial merupakan media yang sedang trend di kalangan masyarakat. Seperti youtube, Instagram, facebook dan twitter. Apalagi melihat situasi dan kondisi saat ini, di tengah pandemi covid-19 aktivitas yang biasanya dihadiri oleh banyak orang diubah menjadi daring.

Dengan tujuan tetap tersampaikan apa yang dimaksud oleh suatu lembaga kepada masyarakat meskipun melalui daring. Maka, suatu lembaga harus bisa mengikuti perkembangannya. Salah satunya yaitu terkait podcast yang diunggah ke youtube lembaga sebagai konsumsi masyarakat. Terkait hal tersebut, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Institude Development of Society (IDFoS) Indonesia yang beralamat di Jl. Sersan Mulyono no 35, Bojonegoro mengunjungi kantor Bawaslu Bojonegoro, Jumat (21/05/2021).

Kunjungan IDFoS Indonesia tersebut diwakili oleh 4 orang yaitu Ahmad Muhajirin, Dheni S.A, Siti Nur hidayah, M Ridwan dan Puput Cahyono dengan tujuan untuk sharing terkait Podcast. Dengan harapan setelah adanya sharing tersebut IDFoS juga dapat memiliki podcast seperti Bawaslu Bojonegoro yang terlebih dahulu sudah memiliki podcast.

Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Ketua Bawaslu Bojonegoro, Moch. Zaenuri dan Anggota Komisioner Bawaslu Bojonegoro, Dian Widodo. Dalam kesempatan tersebut Ketua Bawaslu Bojonegoro mempersilakan IDFoS untuk sharing apapun terkait podcast. "Monggo ditanyakan terkait podcastnya, semoga kami bisa membantu, " ungkap Moch. Zaenuri. Moch. Zaenuri juga menyampaikan bahwa podcast Bawaslu Bojonegoro telah ada kurang lebih dua bulanan.

Terkait podcast sendiri, Bawaslu Bojonegoro mempunyai penanggung. "Penanggung jawab podcast Bawaslu Bojonegoro yaitu Kordiv Hukum Humas dan Datin, Mujiono yang dibantu oleh staf," ungkapnya. Dalam satu Minggu biasanya Bawasku Bojonegoro melaksanakan dua kali podcast baik itu dengan narasumber internal Bawaslu Bojonegoro maupun dengan narasumber dari luar Bawaslu Bojonegoro.

Selanjutnya Dian Widodo juga menambahkan terkait dengan perlengkapan podcast Bawaslu Bojonegoro masih menggunakan perlengkapan sederhana dengan budget yang sangat terjangkau. "Bawaslu Bojonegoro masih menggunakan handphone dalam proses perekaman dan pengeditan," ungkapnya.

Namun hal  terpenting yang  perlu diperhatikan dalam memproduksi Vidio adalah menjaga kualitas perekam suara, perekam vidio hingga pengeditannya. "Dan juga perlu jadi perhatian adalah bagaimana mengambil anggel Video, karena itu adalah titik point dari Video yang akan disajikan," imbuh Dian Widodo.

Selanjutnya Ketua Bawaslu Bojonegoro mempersilakan Muhajirin (Staf yang membantu dalam podcast) guna menunjukkan perlengkapan podcast yang dimiliki oleh Bawaslu Bojonegoro.

Tag
Berita