Lompat ke isi utama

Berita

Sosialisasi Pengawasan Partisipatif, Bawaslu Bojonegoro Lakukan MoU bersama STIT Muhammadiyah, DPC GMNI dan HMI Cabang Bojonegoro

Bojonegoro, bojonegoro.bawaslu.go.id – Bawaslu Bojonegoro sudah melaksanakan MoU dengan beberapa organisasi kepemudaan, kampus dan organisasi masyarakat. Seperti yang telah terlaksana tahun kemarin yaitu dengan Kampus Unugiri, IKIP PGRI Bojonegoro, PMII, Ansor, PD Muhammadiyah dan juga PC Fatayat NU Bojonegoro.

Bawaslu Bojonegoro menyampaikan permohonan maaf kepada pihak yang belum dilaksanakan MoU. “Kami mohon maaf baru bisa melakukan MoU bersama STIT Muhammadiyah, DPC GMNI dan HMI Cabang Bojonegoro. Karena ada beberapa kendala seperti kemarin adanya COVID-19,” ungkap Mochammad Zaenuri saat membuka acara Sosialisasi Pengawasan Partisipatif, Bawaslu Bojonegoro Lakukan MoU berssama STIT Muhammadiyah, DPC GMNI dan HMI Cabang Bojonegoro.

Dalam kegiatan MoU yang dilaksanakan di di Hotel Aston Bojonegoro, Kamis (08/12/2022) ini Bawaslu Bojonegoro berharap tidak hanya sekedar tanda tangan MoU saja. Melainkan ada tindak lanjut ke depannya. Ada kesinambungan program atau kegiatan bersama. “Setelah pelaksanaan MoU ini harapannya dapat berlanjut dalam kegiatan lain, seperti pelaksanaan sosialisasi di Kampus sehingga nantinya bisa dilanjut dengan MoA,” jelasnya.

Ketua Bawaslu Bojonegoro tersebut menyampaikan bahwa Bawaslu Bojonegoro sadar dalam proses pengawasan tidak dapat berjalan sendiri. Hal tersebut dikarenakan beberapa faktor yaitu terkait SDM Bawaslu yang kurang dan tidak sebanding dengan cakupan wilayah kerja Bawaslu Bojonegoro. “Hari ini Bawaslu Bojonegoro sudah mempunyai Anggota Panwaslu Kecamatan berjumlah 84 dan setiap Kecamatan ada 3 Anggota. Dengan jumlah tersebut tidak mungkin Bawaslu bisa melakukan pengawasan maksimal tanpa peran aktif dari masyarakat semuanya,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, jadikan MoU ini jangan sampai berhenti sampai disini saja. Untuk teman-teman mahasiswa gunakan momen ini untuk belajar, gunakan untuk menimba ilmu dan berdiskusi dengan Bawaslu Bojonegoro. “Panjenengan semua adalah penerus kita, baik buruknya demokrasi ke depannya tanggung jawab kita semua,” pungkasnya.

Kegiatan dilanjut dengan penandatanganan MoU dan pemaparan materi oleh dua Narasumber yaitu Masykurudin Hafid (CEO CM Management) dan Dewita Hayu Sinta (Ketua JaDI Jawa Timur).

Sesi Foto Bersama Narasumber dan Pimpinan Bawaslu Bojonegoro
Tag
Berita