Siapkan Permohonan Sengketa Online, Bawaslu Bojonegoro Ikuti Bimtek Penyelesaian Sengketa dengan SIPS
|
Blitar, bojonegoro.bawaslu.go.id - Jumat (28/08/2020) Bertempat di Kantor Bawaslu Kabupaten Mojokerto, Bawaslu Bojonegoro mengikuti Bimbingan Teknis Penyelesaian Sengketa Berbasis Aplikasi Sistem Penyelesaian Sengketa dan Juknis Penyelesaian Sengketa Tahap kedua oleh Bawaslu Jatim.
Hadir dalam kegiatan Kordiv Penyelesaian Sengketa Jatim Totok Hariyono beserta Staff Sekretariat Bawaslu Jatim, Kordiv Penyelesaian Sengketa, Korsek dan Staff Penyelesaian Sengketa di masing-masing lima Bawaslu Kabupaten/Kota yaitu Bawaslu Kabupaten Bojonegoro, Lamongan, Tuban, Gresik dan Pamekasan serta Bawaslu Kabupaten Mojokerto sebagai tuan rumah. Dalam hal ini, Kabupaten Bojonegoro dihadiri oleh Lilik Mustafidah beserta Staff.
Ciri khas Bawaslu adalah kewenangannya dalam menyelesaikan sengketa dalam pilkada 2020. Baik itu antar peserta maupun antar peserta dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Tidak heran, ada anggapan bahwa mahkotanya Bawaslu adalah penyelesaian sengketa.
Daripada itu, untuk meningkatkan kapasitas dan kamampuan pengawas pemilu se Jawa Timur, Bawaslu Jatim melakukan simulasi penyelesaian sengketa dengan Sistem Informasi Penyelesaian Sengketa (SIPS).
Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa Bawaslu Jatim mengungkapkan bahwa simulasi dengan SIPS dilakukan dalam rangka agar Bawaslu Kabupaten/Kota siap untuk melakukan penyelesaian sengketa pemilihan serta penerimaan permohonan penyelesaian sengketa secara online (tidak langsung) maupun secara langsung.
Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa Bawaslu Jatim
“Dalam situasi pilkada sekarang memang perlu kesiapan kita menghadapi permohonan secara online sebagai adaptasi dari kebiasaan baru dan percepatan untuk menghadirkan keadilan bagi para pihak,” ungkapnya.
Yang menarik, Mediator Bersertifikat tersebut sengaja melibatkan Koordinator Sekretariat se-Jawa Timur dalam simulasi penyelesaian sengketa dengan SIPS. Karena bagi Totok, separuh dari proses penyelesaian sengketa juga perlu peran dari sekretariat.
“Sengaja memang melibatkan sekretariat di seluruh Jawa Timur. Karena sengketa ini juga perlu peran dari sekretariat,” pungkas Totok
Setelah sambutan, dilanjutkan acara simulasi musyawarah tertutup dan terbuka dengan dibagi dua kelompok serta praktek aplikasi SIPS yang merupakan Sistem Informasi Penyelesaian Sengketa secara online.