Semangat Baru di Awal Pekan: Kordiv PP Datin Bawaslu Bojonegoro Ucapkan Selamat kepada Calon PPPK dan Ajak Tingkatkan Kualitas SDM
|
Bojonegoro, bojonegoro.bawaslu.go.id - Udara pagi yang sejuk menyelimuti halaman kantor Bawaslu Kabupaten Bojonegoro saat para pegawai berkumpul untuk mengikuti apel pagi rutin. Namun, apel kali ini terasa berbeda. Di tengah barisan yang rapi dan wajah-wajah penuh harap, terselip kabar menggembirakan: sejumlah pegawai non-ASN Bawaslu Bojonegoro akan segera dilantik sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Suasana apel pun berubah menjadi lebih hangat dan sarat makna ketika Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data, dan Informasi Bawaslu Bojonegoro menyampaikan sambutan yang tidak hanya memotivasi, tetapi juga sarat pesan strategis.
“Pertama-tama saya ingin mengucapkan selamat kepada rekan-rekan yang besok akan dilantik menjadi PPPK. Ini adalah bentuk pengakuan atas kerja keras, loyalitas, dan kontribusi kawan-kawan selama ini terhadap lembaga,” ujar Weni Andriani di hadapan para pegawai dengan nada penuh penghargaan.
Weni menegaskan bahwa capaian ini bukan sekadar pencapaian pribadi, melainkan juga momentum bagi seluruh jajaran Bawaslu Bojonegoro untuk merefleksikan kembali peran dan tanggungjawab dalam mengawal demokrasi. Namun, di balik ucapan selamat itu, ia juga menyampaikan pesan penting yang menggugah kesadaran seluruh peserta apel. Kordiv PP Datin mengingatkan bahwa menjadi bagian dari aparatur sipil negara berarti harus siap untuk terus berkembang dan bertransformasi.
“Menjadi PPPK bukanlah akhir dari perjalanan, tapi awal dari komitmen yang lebih besar. Kita dituntut untuk terus meningkatkan kapasitas diri, baik dalam hal pengetahuan, keterampilan teknis, maupun sikap profesional. Ingat, kita adalah bagian dari lembaga pengawas pemilu, peran kita krusial dalam menjaga integritas demokrasi,” tegasnya.
Lebih lanjut, Weni Andriani menekankan pentingnya membangun kultur kerja yang produktif, kreatif, dan inovatif, terutama di tengah dinamika penyelenggaraan pemilu kedepan yang semakin kompleks. Menurutnya, tantangan kedepan tidak semakin ringan, terutama mengingat tahapan Pemilu akan segera dimulai pada tahun 2027.
“Kita akan segera memasuki tahun-tahun krusial. Tahun 2029 adalah tahun pemilu nasional berikutnya, tapi proses dan tahapan persiapannya akan dimulai jauh sebelum itu, tepatnya di tahun 2027. Kita semua harus siap. Maka dari itu, saya mengajak seluruh pegawai, baik ASN maupun non-ASN yang akan dilantik besok, untuk mulai membekali diri dengan pemahaman yang kuat atas dasar-dasar hukum pemilu. Pelajari regulasi, pahami peran kita, dan pastikan setiap langkah kita berjalan sesuai koridor hukum yang berlaku,” katanya.
Apel pagi ini tidak hanya menjadi momen administratif semata, tetapi juga menjadi ruang refleksi bersama. Pesan-pesan dari Kordiv Penanganan Pelanggaran, dan Data Informasi membuka kesadaran kolektif bahwa lembaga seperti Bawaslu membutuhkan individu-individu yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga tangguh secara etika dan profesionalisme.
Acara diakhiri dengan tepuk tangan hangat sebagai bentuk penghargaan terhadap seluruh pegawai, sekaligus sebagai simbol semangat baru di lingkungan kerja Bawaslu Bojonegoro. Beberapa pegawai tampak haru, sementara yang lain menunjukkan semangat tinggi untuk terus berkembang dan berkontribusi lebih besar. Dengan semangat kebersamaan dan tekad untuk terus memperkuat peran kelembagaan, Bawaslu Bojonegoro siap menyongsong tantangan demokrasi kedepan, dengan lebih siap, lebih kuat, dan lebih berintegritas.
Penulis dan Foto : Victor
Editor : Humas Bawaslu Bojonegoro