Lompat ke isi utama

Berita

Partisipasi Bawaslu Bojonegoro dalam Perumusan Gender Mainstreaming

Surabaya, (01/08/2019) Bawaslu Bojonegoro hadiri kegiatan Rakor Serap Aspirasi Perumusan Gender Mainstreaming Bawaslu tahap II. Acara ini diadakan oleh Bawaslu Provinsi Jawa Timur yang bertempat di di Kantor Bawaslu Provinsi Jawa Timur Jl. Tanggualangin No. 3 Kota Surabaya. Mengutip dari surat undangan dari Bawaslu Jawa Timur nomor 073/K.Ji/HM.00/VII/2019 acara ini diadakan dalam rangka perumusan Gender Mainstreaming Bawaslu.

Kegiatan ini diikuti 23 Srikandi Bawaslu Kabupaten/Kota se Jawa Timur dan 1 (Satu) laki-laki dari Bawaslu Bojonegoro. Tampak hadir juga Nur Elya selaku koordinator Divisi Humas Bawaslu Jawa Timur.

Pengarusutamaan gender (Gender Mainstreaming) disini merupakan sebuah strategi kelembagaan yang menghadirkan peran perempuan dalam segala bidang dan semua level untuk dapat menjamin terwujudnya kesetaraan dan keadilan antara perempuan dan laki-laki di lembaga pengawas Pemilu.

Nur Elya Anggraini dalam acara ini mengatakan kegiatan rakor ini untuk mengetahui isu spesifik yang dihadapi pengawas perempuan, kultur atau budaya setempat, juga persoalan-persoalan yang sifatnya struktural. “Perumusan gender Mainstreaming ini bisa menjadi bahan masukan untuk memperbaiki kebijakan ke depan Bawaslu” imbuhnya.

Acara ini juga membahas perlunya affirmasi dalam memperhatikan quota 30% keterwakilan perempuan dalam perekrutan Pengawas Adhoc pada Pilkada Tahun 2020 di Kabupaten/Kota Jawa Timur dengan tetap mengedepankan kualitas SDM, kemauan dan keinginan, keberanian, perlindungan terhadap hak-hak, responsif gender, dukungan maupun perubahan mindset masyarakat terhadap perempuan yg menjadi penyelenggara pemilu.

Lilik Mustafidah selaku Koordinator Divisi Sengketa mengatakan kegiatan rakor tersebut sangat tepat dilaksanakan menjelang pelaksanaan Pilkada Tahun 2020 bagi Kabupaten/Kota yang akan menyelenggarakan pilkada dan juga perlu adanya tindak lanjut serta pertemuan seperti itu untuk mengetahui tantangan dan hambatan perempuan khususnya di Bawaslu Kabupaten/Kota masing-masing. “Dalam kegiatan ini nantinya dapat menjadi salah satu masukan dalam perekrutan Pengawas Adhoc pada Kabupaten/Kota yang melaksanakan Pilkada Tahun 2020 khususnya” ujar Koordinator Divisi Sengketa Bawaslu Bojonegoro.

Tag
Berita
Galeri Foto
Publikasi