Media Kehumasan Sebagai Media Informasi Mayarakat
|
Sambutan Oleh Ketua Bawaslu Bojonegoro
Bojonegoro, bojonegoro.bawaslu.go.id. Bawaslu Bojonegoro gelar pelatihan jurnalistik dan kehumasan lanjutan sebagai penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) Bawaslu Bojonegoro.
Kegiatan dilaksanakan di kantor Bawaslu Kabupaten Bojonegoro Jalan Pahlawan Nomor 7 Bojonegoro hari kamis (26/09/2019). Adapun peserta dari kegiatan ini yaitu seluruh jajaran Bawaslu Bojonegoro.
“Mari kita belajar bersama, tholabul ilmi di waktu yang berharga ini” ungkap Yudhistira Ardhi Nugraha
Lanjut Yudhis sapaan akrabnya mengatakan dalam kegiatan ini kesempatan kita untuk mengembangkan bakat yang telah dimiliki. “mari kita kembangkan bakat kita, tidak hanya berita melainkan membuat meme itu juga bisa diaplikasikan” ungkapnya
Selain itu Mujiono dalam sambutannya mengungkapkan untuk senantiasa bersyukur karena tanpa melalui bangku sekolah dan perkuliahan bisa mendapatkan ilmu, karena tidak semua lembaga melakukan kegiatan tersebut.
“Setelah nantinya mendapatkan ilmu jangan lupa diamalkan dari apa yang nantinya disampaikan oleh Narasumber untuk kita terapkan dalam diri masing” khususnya” ujar Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran.
“Selain bekerja juga bisa mendapatkan ilmu dan itu harus disyukuri” ungkap Dian Widodo. Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran ini juga mengatakan jurnalistik merupakan kegiatan yang harus dilatih terus menerus. “Dalam jurnalistik ini jika tidak diaplikasikan maka lambat laun akan lupa” jelasnya.
Moh. Alfianto Koordinator Divisi SDM dan Organisasi mengatakan sudah tugas kita bersama ketika tidak ada Pilkada kita tetap mengabarkan kepada masyarakat mengenai Kegiatan Bawaslu.
“Melalui media kehumasan, kita gunakan sebaik mungkin sebagai sarana memberikan informasi kepada masyarakat” ungkapnya.
“Dalam hal ini kita menginginkan untuk nantinya ada bulletin yang kita buat mengenai Bawaslu Bojonegoro” imbuh Koordinator Divisi SDM dan Organisasi.
“Pembuatan bulletin tidak semua berita dapat masuk, untuk mengisi bulletin tersebut kita masih butuh banyak belajar” ungkap Ketua Bawaslu Bojonegoro.