Jelang 17 April Bawaslu Bojonegoro Siagakan 5086 Pengawas
|
Bojonegoro, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Bojonegoro, Minggu (14/04/19) melaksanakan apel siaga pengawas pemilu 2019 bersama seluruh Pengawas Pemilu Kecamatan dan Desa/Kelurahan se-kabupaten Bojonegoro.
Acara yang di ikuti oleh 5086 pengawas pemilu Kecamatan dan Desa/Kelurahan sekabupaten Bojonegoro tersebut bertempat di Gedung Olahraga (GOR) Dabonsia Ngumpakdalem, Dander Bojonegoro, dengan mengusung tema "Tolak Segala Bentuk Praktek Politik Uang Demi Pemilu Yang Luber, Jurdil, Berkualitas dan Bermatabat".
Nampak para peserta apel memenuhi GOR Dabonsia, para peserta dibakar semangatnya dengan menyuarakan yel-yel tagline Bawaslu "Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu".
Turut hadir dalam acara tersebut, Bupati Bojonegoro bersama (Forkopimda) Kapolres Bojonegoro, Komandan Kodim 0813 Bojonegoro.
Apel siaga yang akan dilanjukan dengan patroli money politic ini merupakan gerakan etik dan moral menandakan bahwa kesiapan Bawaslu dan seluruh jajaran pengawas pemilu untuk mengawasi tahapan puncak dalam pemilu tahun 2019 ini.
Ketua Bawaslu Bojonegoro Moch. Zaenuri pada sambutannya mewakili Bawaslu RI menyampaikan bahwa pelaksanaan pemilu ini menguji integritas seluruh elemen bangsa termasuk didalamnya Bawaslu.
Mengingat dari proses pemilu-pemilu yang sebelumnya yang menjadi permasalahan klasik yang sering dihadapi adalah kecenderungan peserta dan calon menggunakan segala cara untuk menang termasuk dengan uang yang jumlahnya tidak rasional, pihaknya berpesan agar seluruh jajaran pengawas pemilu bersama-sama dengan masyarakat menolak dan melawan politik uang demi pemilu yang bersih, berintegritas dan bermatabat.
"Politik uang benar-benar melecehkan pemilih, merusak tatanan demokrasi, merendahkan harkat martabat manusia". Terang Zaenuri.
Sementara itu Kapolres Bojonegoro Ary Fadhli, S.I. K. mengingatkan bahwa ini yang pertama kali dilaksanakannya pemilu serentak, Presiden dan Wakil Presiden, DPD, DPRD-RI maka dari itu pihaknya mengharap kerja sama menciptakan suasana kondusif di TPS masing-masing
5086 Pengawas Bojonegoro Siap Kawal Pemilu 2019
"Ini menjadi tanggung jawab kita semua. Untuk menciptakan kondisi yang aman". Ujar Kapolres.
Hal senada di juga di ungkapan oleh Arh Redinal Dewanto, Komandan Kodim 0813 Bojonegoro, bahwa pihaknya TNI-POLRI sudah mempersiapkan strategi dalam menjaga ketertiban pimilu mendatang.
"TNI-POLRI siap mengawal siap menjaga siap membantu rekan-rekan semua untuk menciptakan pemilu damai, aman dan sukses. Terang Komandan Kodim.
Sementara itu Polres Bojonegoro sudah membuat pola pengamanan berdasarkan kondisi wilayah masing-masing dan pihaknya siap di hubungi kapanpun apabila ditemukan persamasalahan dibawah, tambah Kapolres.
Selain itu Bupati Bojonegoro Anna Muawanah dalam sambutannya menyampaikan beberapa hal krusial yang perlu diperhatikan dalam pengawasan pemilu antara lain kompetensi rivalitas calon legislatif dan kompetisi suara antar partai, agar kedepannya tidak ada sengketa.
Ibu Bupati tersebut sangat mengapresiasi atas persiapan pelaksanaan pemilu yang akan berlangsung, serta menghimbau para pengawas pemilu benar-benar profesional dalam menjalankan tugasnya.
"Jika ada partai ataupun calon-calon melakukan pendekatan, kita harus berani menolak dan melawan dengan tetap mengedepankan profesionalitas dan sesuai dengan peraturan yang ada". Tutur bupati di hadapan seluruh panwas.
Pihaknya juga sangat menaruh harapan agar Bojonegoro menjadi terdepan, terbaik dan terbesar dalam pertisipasi pemilu tahun ini di seluruh Indonesia untuk menunjukkan bahwa masyarakat Bojonegoro melek politik dan melek demokrasi.