Berita, Dekatkan Bawaslu Dengan Masyarakat
|
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sebagai salah satu lembaga negara bertanggungjawab memberikan keterbukaan informasi kepada masyarakat. Keterbukaan informasi ini bertujuan mengabarkan tentang tugas fungsi dan peran Bawaslu . Menyajikan informasi menjadi berita yang enak dibaca dan mudah dipahami menjadi tantangan tersendiri bagi jajaran Bawaslu, selain dituntut untuk mempunyai keterampilan pengawasan pemilu mereka juga harus mampu menulis seperti wartawan. Untuk menjawab tantangan itu, Bawaslu Jatim mengadakan bimbingan teknik penulisan berita Bawaslu Kab/Kota se-Jawa Timur yang diadakan pada hari senin (23/09/2019) di hotel Oakwood Hotel & Residence Surabaya Jl. Raya Kertajaya Indah No. 79, Kec. Mulyorejo, Surabaya.
Moh. Amin, ketua Bawaslu Jatim menyampaikan bahwa setiap Kabupaten dan Kota di Jawa timur harus senantiasa mengupgrade kemampuannya agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat itu menarik minat pembaca. "Ibaratnya berita itu teras rumah, menarik atau tidaknya tergantung bagaimana kita menghiasnya," tuturnya.
Pembukaan bimtek ini selain dihadiri oleh Ketua Bawaslu Jatim, Moh. Amin, juga dihadiri Kordiv PP Ikhwanudin Alfianto Kordiv Humas Hubal, Nur Elya Anggraini serta Kasubag Hukum, Humas dan Hubal. Dalam sambutannya Ikhwanudin mengatakan menulis itu bukan hanya murni bakat, namun lebih ditentukan oleh latihan dan ketekunan dalam menulis berita. Dia berharap seluruh komisioner dan staf mengikuti bimtek ini dan mengaplikasikannya langsung dalam pemberitaan dan membagikannya melakui sosial media masing-masing.
Kordiv SDM dan Organisasi beserta 2 (dua) Staf Bawaslu Bojonegoro
Tahapan pilkada serentak di Jatim akan segera dimulai, Bawaslu dituntut untuk mempersiapkan dengan maksimal tim kehumasan yang bertanggung jawab mengolah informasi kepada masyarakat. "Jangan sampai ada informasi penting yang terlewatkan dan tidak disampaikan kepada publik," ujar Nur Elya Anggraini. Lebih lanjut Elly, begitu sapaan akrabnya menekankan bagi semua Bawaslu Kabupaten/ Kota untuk terus tanpa henti berinovasi dalam mengelola media pemberitaan tidak terkecuali bagi Kabupaten/ Kota yang tidak menyelenggarakan pilkada pada 2020 nanti.