Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Bojonegoro Terima Kunjungan Kepala Dispendukcapil, Bahas Kolaborasi Pengawasan Uji Petik PDPB

PIMPINAN

Pimpinan Bawaslu Bojonegoro saat terima kunjungan dari Kepala Dispendukcapil Bojonegoro

Bojonegoro, bojonegoro.bawaslu.goid – Dalam upaya memperkuat sinergi antarlembaga demi memastikan validitas dan keakuratan data pemilih pada Pemilihan Umum mendatang, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bojonegoro menerima kunjungan resmi dari Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Bojonegoro di kantor Bawaslu pada Senin (21/07). Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana penuh semangat kerjasama dan menjadi momentum penting dalam penguatan pengawasan terhadap proses pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (PDPB), khususnya melalui metode uji petik yang tengah dijalankan oleh Bawaslu sebagai bagian dari fungsi pengawasan berjenjang dan partisipatif.

Dalam pertemuan tersebut, Kepala Dispendukcapil Bojonegoro Yayan Rohman, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Bawaslu yang aktif membangun koordinasi lintas sektor dalam rangka menjamin bahwa setiap warga negara yang telah memenuhi syarat sebagai pemilih tercatat dalam daftar pemilih secara tepat dan akurat.

"Terimakasih atas inisiatif Bawaslu yang aktif membangun koordinasi lintas sektor. Dispendukcapil dalam hal ini sebagai pemegang otoritas atas data administrasi kependudukan, memiliki peran strategis dalam menyediakan informasi yang dibutuhkan," jelas Yayan.

Ketua Bawaslu Bojonegoro, Handoko Sosro Hadi Wijoyo, dalam sambutannya menjelaskan bahwa kegiatan uji petik terhadap PDPB merupakan bagian dari strategi pengawasan aktif Bawaslu Kabupaten Bojonegoro yang bertujuan untuk memastikan bahwa proses pemutakhiran data yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bojonegoro telah sesuai dengan prosedur serta tidak mengandung kekeliruan atau potensi manipulasi data. Oleh karena itu, kolaborasi dengan Dispendukcapil menjadi kunci penting dalam menghadirkan data yang valid, terutama dalam hal verifikasi terhadap penduduk yang telah meninggal dunia, pindah domisili, atau perubahan status kependudukan lainnya.

Pertemuan tersebut juga membahas sejumlah isu teknis, seperti metode penyandingan data antara data PDPB dan data kependudukan, mekanisme pertukaran informasi yang cepat dan akurat, serta perlindungan terhadap data pribadi warga. 

Dengan kunjungan ini, Bawaslu Bojonegoro menegaskan komitmennya dalam menjaga integritas proses demokrasi melalui pengawasan yang berbasis data dan kolaboratif. Sinergi antara Bawaslu dan Dispendukcapil diharapkan tidak hanya memperkuat kualitas daftar pemilih, tetapi juga meningkatkan kepercayaan publik terhadap proses penyelenggaraan pemilu sebagai cermin demokrasi yang sehat dan inklusif.

Penulis dan Foto: Victor

Editor: Humas Bawaslu Bojonegoro